Resto Apung Danau Batur

Waktu ke Bali bulan Oktober saya ditawarin ama klien untuk dianter ke Trunyan sambil makan di restoran terapung di Danau Batur. Sayangnya rencana itu gagal total karena di-veto oleh ibu pimpinan. Akhirnya waktu pulkam kemarin, kita pergi rame-rame ama keluarga besar ke sana.

 

Jujur saya jarang banget turun dari Kintamani ke Danau Batur. Tapi saya paling suka memang sama Kintamani ini karena pemandangannya yang menakjubkan. Tapi itu pemandangan dari atas loh. Danaunya kan nun jauh di bawah, Kalau turun ke danau ngeri liat jalannya yang curam. Hari itu, saya uji nyali turun ke danau.

 

Jalanan turun curam dan berliku. Yang memperparah adalah adanya truk-truk pengangkut pasir yang berseliweran di sana pelan-pelan terutama waktu naik. Ngga cuma uji nyali tapi juga uji kesabaran. Buat saya yang biasa bawa mobil matik, waktu pulangnya yang naik curam di belakang truk pasir yang keberatan muatan bener-bener menguras fisik dan emosi.

Anyway segala ketegangan nyetir itu terbayar oleh pemandangan yang cantik. Waktu turun, nanti ada pertigaan, ke kiri menuju Toya Bungkah, ke kanan menuju Kedisan yang ada dermaga boat ke Trunyan. Nah Resto apung ini ada di deretan dermaga itu.

 

 

Sebenarnya restorannya ngga terlalu istimewa lah menurut saya. Agak tua dan ngga terlalu terawat. Apalagi pelayanannya. Lama dan pegawainya mesti bolak balik mengkonfirmasi pesanan kita sehingga bikin jengkel. Tapi memang pemandangannya cakep sih. Apalagi kalau ambil tempat duduk di ujung paling jauh ke dalam danau. Serasa duduk di Floating Village-nya Halong Bay Vietnam atau Phanga Bay-nya Thailand. But that's it. Makanannya biasa, harganya agak mahal, pelayanannya lama, kayaknya saya sih ngga rekomen ke sini ya. Kecuali kalo emang buat duduk-duduk nyantai.

Di sini juga ada penginapannya, berbentuk bungalow, ratenya 600 ribu per malam. Hmmm mau nginep di sini?

 

Pos ini dipublikasikan di Bali, Jalan-jalan, Keluarga dan tag , , , , . Tandai permalink.

Monggo diberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s