Macet tanpa sebab?

Pagi ini saya bengong ngeliat luar jendela dari kantor klien, nunggu waktunya meeting. Ada kejadian menarik di luar sana. Sebuah truk terhenti di tengah jalan, ngga kuat nanjak di fly over. Ngga sampai 1 menit truk berjalan kembali dengan lancar. Tapi apa yang terjadi di belakangnya? Mobil yang persis di belakangnya bisa menghindar dan tetap melaju, yang lebih di belakangnya lagi ngerem terus menghindar, di belakangnya lagi berhenti. Dan efek berantainya luar biasa. Temen saya dateng setengah jam kemudian sambil misuh-misuh katanya macet banget tapi depan kantor kok lancar. Begitulah, cuma mandeg ga sampai semenit menimbulkan kemacetan panjang. Nikmat sesaat mengakibatkan penderitaan 9 bulan…oh analoginya ga sama ya hehehe

Trus saya jadi penasaran. Dulu saya pernah tertarik tentang lalu lintas. Pertama tentang tanda jarak aman antar kendaraan di jalan tol (yang itu loh, ada tanda 0 m, 50 m, dan 100 m. Jadi jarak yang aman itu 100 m). Ini salah besar. Jarak aman sebenarnya tergantung kecepatan kendaraan. Semakin ngebut, jarak aman harus tambah jauh, semakin pelan semakin pendek. Khan ga lucu kalo lagi padat merayap tapi tetap jaga jarak 100 m, ya ngga? Yang ada kuping budeg diklaksonin orang.

Kedua, ini juga baru baca di internet, perlambatan kendaraan kita akan memiliki efek berantai sampai ada mobil yang berhenti/macet beberapa km di belakang kita. Jadi singkatnya, hanya gara-gara Anda nginjek rem, sekian kilo di belakang Anda jadi macet. Ini udah diteliti oleh University of Exeter, yang membuat model matematis dampak perlambatan satu mobil terhadap kemacetan. Kalau kita ngerem pelan, mobil di belakang sempat mengantisipasi sehingga traffic flow tetap lancar. Tapi kalo ngerem mendadak, mobil di belakang ngerem pelan, di belakangnya lebih keras, dan seterusnya sampai di suatu jarak ada mobil yang bener-bener berhenti. Akhirnya, macet. Sebabnya? Sepele, gara-gara rem mendadak. Kenapa ngerem mendadak? Ada orang nyeberang, mobil nyerobot jalur sebelah, kecelakaan di arah berlawanan, ada cewek cakep pinggir jalan dsb.
Jadi, kemacetan bisa karena sebab-sebab yang jelas (obvious) kayak mobil  mogok, kecelakaan dll, atau sebab-sebab ngga jelas (seolah tanpa sebab) kayak yang tadi.

Jadi sodara-sodara, janganlah ngerem keras/ mendadak atau membuat kendaraan lain ngerem mendadak karena akibatnya luar biasa. Kesel kan kalo kita kena macet panjang tapi sampai lancar lagi kita ngga tau apa yang bikin macet, karena biang keroknya dah pergi dari tadi…

Pos ini dipublikasikan di Knowledge dan tag , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Macet tanpa sebab?

  1. swardika berkata:

    Thanks🙂

  2. popo berkata:

    like this…😀

Monggo diberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s