Doa itu punya kekuatan luar biasa

Pelajaran baru hari ini: gimana masuk Taman Mini dengan murah meriah hehehe. Ceritanya gini. Hari ini anak kami Jingga mau ujian sekolah sepatu rodanya. Jadi kami putuskan akan mengikuti misa ekaristi di gereja St. Catharina di dalam TMII. Dan inilah pelajarannya : kalo bilang akan ke gereja, masuknya cuma bayar total 3000 perak, instead of 46 ribu buat berempat. Lumayan hehehe…
Tapi hari ini adalah awal perayaan Hut TMII, jadi ramenya naujubilah. Jalanan di dalem macet ama kendaraan dan orang yang dateng ke bazaar. Istri dah mulai menekuk wajah, tapi saya berdoa dalam hati, Tuhan..kami ingin mengikuti misa ini tanpa harus terlambat. Bantulah kami. Ternyata kami tiba tepat 5 menit sebelum mulai, dan saya percaya itu karena kekuatan doa, bukan karena kebetulan.

Misa hari ini rame banget, juga karena Minggu Palma. Ada satu hal yang menarik dalam misa kali ini. Sebelum mulai, pastor mengajak seorang anak maju ke dekatnya, lalu ada seorang bapak yang membawa semacam pendulum. Lalu kata pastor, anak ini membawa daun palem yang belum diberkati. Mari kita lihat apakah daun ini memiliki kekuatan energi, yang akan ditunjukkan oleh bapak ini. Lalu si bapak membawa pendulum itu mendekat, ternyata setelah jarak 1 meter dari si anak, pendulumnya bergerak menolak. Kemudian pastor memberkati daun palem itu, dan si bapak mengulangi tindakannya tadi. Apa yang terjadi? Si bapak sudah mundur sampai ke pintu keluar halaman gereja, pendulumnya masih bergerak-gerak menandakan ada kekuatan energi yang menolaknya. Luar biasa.
Kata pastor, jangan main-main dengan doa atau berkat. Anda saksikan sendiri bagaimana kekuatannya. Karena itulah, maka kita akan memberkati daun palma ini, walau nanti sampai kering pun di rumah, ia akan tetap memberikan energi yang akan melindungi Anda. Saya percaya, percaya banget!

Saat kotbah pun, pastor meminta si bapak tadi sekali lagi mendemokan hal serupa. Kali ini segelas air minum diberkati oleh pastor. Lalu si anak tadi sebelum minum, didekati oleh si bapak dengan pendulumnya. Ternyata pada jarak 2 meter, pendulumnya bergerak menolak. Lalu si anak diberi minum air yang sudah diberkati tadi. Ternyata sampai hampir keluar pintu gereja, pendulum yang dibawa bapak itu terus bergerak-gerak, tanda ada energi dari air yang telah diminum si anak yang mempengaruhinya. Dn setelah itu, yang saya suka, saat pastor mengatakan, Anda sekarang tau bagaimana kekuatan doa dan berkat. Jadi, marilah kita selalu berdoa, dan mendoakan orang lain. Dengan mendoakan orang lain, Anda memberikan energi luar biasa kepada orang tersebut. Biasakanlah selalu untuk memberi berkat kepada anak-anak atau saudara Anda, sebelum pergi dari rumah.
Sambil bercanda pastor bertanya, siapakah orang yang paling beruntung di dunia? Ya Bapa Sri Paus dan Uskup. Karena setiap kita misa, selalu kita doakan mereka. Oleh karena itulah mereka punya energi yang luar biasa untuk memimpin umat Katolik yang begitu besar jumlahnya.

Saya kira iman seperti ini tidak related dengan satu agama saja, semua agama pasti berkeyakinan yang sama. Jadi, apa pun agamanya, mari kita saling mendoakan…

Pos ini dipublikasikan di Renungan dan tag , , , . Tandai permalink.

Monggo diberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s